Rabu, 10 April 2013

INDAHNYA AWAL PERTEMUANKU DENGAN MIZAN


         Apakah pernah mendengar teori tentang relatif?  Tentu pernah bukan.  Namun, apakah pernah mendengar istilah atau teori bahwa hidup itu bukan hanya kebetulan?   Seseorang yang hebat pernah mengatakan tidak ada yang kebetulan dalam hidup ini. Semuanya terjadi karena mempunyai tujuan.   Tujuannya dapat baik maupun buruk.   

Sesuatu telah terjadi dengan diriku pada hari Selasa pagi, 9 April 2013.   Semangat membara, semangat pagi karena kebetulan selesai dari olahraga . Keringat masih membasahi bajuku, peluh dan panas membuat diriku harus cepat mandi.  Selesai mandi,  kuhampiri  teman setiaku setiap hari, sebuah laptop kuno .  Segera kubuka dan kunyalakan.  Secara refleks otakku meminta jemariku  untuk akses surel.   Wah, ada banyak  surel masuk.  Satu persatu kubaca pengirimnya.  Yang pertama menarik perhatianku adalah surel dari seorang penulis BeWriter, Leyla Imtichanah. Judul tulisannya "Penerbit Mizan Melangitkan Mimpiku".    Membaca tulisannya aku sangat terinspirasi dengan kehebatan perjuangan menerbitkan bukunya.   Aku belum menyadari  bahwa tujuan penulisannya adalah mengikuti  Lomba  Blog Sayembara#MizanAndMe.
        Sore hari ketika tugas-tugasku sebagai seorang ibu telah selesai.  Aku sedang  “browsing”  dan “hunting” mencari lomba-lomba penulisan.   Tanpa disadari, aku mendapatkan  Lomba Blog Mizan.   Membaca dan membaca syaratnya.   Ingin sekali mengenal  siapa sich “MIZAN”.   Menengok bloknya  www.mizan.com, segera kepala dan otakku bekerja.  Tadi pagi aku membaca tentang Penerbit Mizan melalui surel. Sekarang kenapa  mendapatkan  nama  Penerbit  Mizan.  Setelah kukunjungi websitenya, O, perkenalan pertamaku memang tak salah lagi, penerbit ini  adalah  penerbit buku kesayanganku  “Surat  Dahlan”.   Best seller buku yang sengaja kubeli , dan langsung kubaca dalam sekejab.   Langsung kubuka kembali buku   “Surat Dahlan”,  lembar demi lembar pada halaman belakang kutemukan  mizan.com.   Sekarang aku lebih mengenal siapa  MIZAN.   


              Perkenalan yang singkat , berkesan sangat dalam dan langsung mengena dihatiku.  Terlebih aku menyukai buku-buku yang ditawarkannya.   Bukan hanya kebetulan , tetapi memang jalur hatiku sudah tertambat pada Mizan. Perjalanan hidup dari seorang penulis lepas  pemula yang belum mengenal dunia penerbitan, sekarang terbuka lebar.   Langkahku makin mantap .  Kupertajam pengetahuanku tentang dunia menulis dengan mengikuti  training on-line.  Semoga  penulisanku dapat diterima oleh pembaca atau bahkan oleh penerbit.  Langkah awal yang sudah baik, harus kulanjutkan.

                Makin bertambah istimewa ketika perkenalan yang singkat ini ternyata MIZAN telah menginjakkan umur yang ke 30.  Sukses menyertai semua staff , editor  yang telah bekerja keras selama  30 tahun.    Akhir dari suatu perkenalan yang tak pernah diakhiri dengan perpisahan karena  visi dan misi dan hubungan ini akan berlanjut di kemudian hari.  Sekali lagi  “SELAMAT ULANG TAHUN MIZAN KE 30”,  buku adalah merupakan cakrawala menuju kesuksesan hidup. Perjuangkan misi dan visi dalam dunia pendidikan, hukum, ekonomi sampai mendunia.